Cara import dan eksport WordPress

Cara import dan eksport WordPress – merupakan proses pemindahan konten dari situs A kesitus B. Pada bisanya ini akan dimulai dengan cara mengekspor data dari situa A terlebih dahulu, kemudian barulah mengimpornya ke situs B.

Pada saat Anda memiliki sebuah situs yang menggunakan WordPress kemudian berencana ingin memindahkannya pada situs WordPress yang lainnya, maka harus mengetahui bagaimana cara untuk memindahkan semua isi artikel beserta konten yang terdapat di WordPress lama Anda.

Cara Import Dan Eksport WordPress

Cara import dan eksport WordPress

Ternyata banyak orang yang belum mengetahui langkah untuk melakukan import atau export. Namun setidaknya Anda bisa mencoba beberapa langkah yang akan di jelaskan di sini. Cara impor dan ekspor WordPress memang menjadi tugas yang terlihat sederhana, walaupun sebenarnya sangatlah berguna.

Bagi orang yang belum pernah melakukannya pastinya akan terlihat sulit untuk melakukannya bukan? Untung saja masih ada Cara import dan eksport WordPress yang lebih mudah di pahami, sehingga siapa pun bisa mulai belajar dan mencobanya dengan langkah yang cepat dan juga praktis.

WordPress importer itu sendiri memang dapat menghemat waktu saat mengekspor maupun mengimpor data. Berikut ini langkah-langkah yang bisa di ikuti untuk import dan eksport wordpress, di antaranya:

1. Ekspor WordPress Melalui Tools Bawaan

Kelebihan yang di miliki oleh WordPress ini yaitu Anda dapat memilih data yang ingin di transfer. Selain itu Anda pun juga dapat memindahkan semua halaman dari beberapa halaman atau konten tertentu. Sebelum melanjutkannya ke cara impor beras maka Anda harus memulai ekspor data terlebih dahulu.

Caranya seperti berikut:

  • Silahkan login ke dashboard WordPress dari situs A terlebih dahulu.
  • Kemudian klik tools lalu pilih export.
  • Pada halaman tersebut Anda dapat menentukan pilihan konten apa saja yang ingin di ekspor.
    Apabila ingin mengekspor semuanya, maka bisa memilih all content. Namun apabila berkeinginan untuk mengekspor dari beberapa bagian konten lama maka dapat mengikuti langkah berikutnya.
  • Agar bisa menentukan pilihannya terdapat beberapa opsi yang tersedia di sini. Misalnya apabila ingin memindahkan postingan maka Anda di haruskan untuk memilih hanya mengekspor postingan pada kategori tertentu. Sementara postingan yang dituliskan oleh auditor adalah postingan yang di buat di tanggal tertentu maupun yang lainnya.
  • Apabila telah menentukan konten yang ingin diekspor maka bisa memilih download export file.
  • Kemudian simpan file xml ke komputer.
  • Sampai di langkah ini Anda sudah dapat menyelesaikan export WordPress dan berikutnya langsung login ke dashboard WordPress situs B agar bisa mulai mengimpor file.

2. Import WordPress Menggunakan Tools Bawaan

Jika langkah pertama sudah terselesaikan dengan baik maka saatnya Anda login ke dashboard WordPress situs B. Langkah untuk melakukan import WordPress menggunakan tools bawaan bisa diikuti seperti langkah berikut:

  • Supaya proses import data situs A bisa berlangsung tanpa masalah maka Anda harus mempersiapkan tool yang di gunakan pada situs B terlebih dahulu.
  • Untuk caranya yaitu masuklah ke dashboard WordPress terlebih dahulu.
  • Kemudian klik tools dan pilih import agar bisa membuka halaman import.
  • Selanjutnya Anda dapat klik install now yang ada di bawah WordPress. Apabila belum melakukan penginstalan tools import ini.
  • Jika sudah silahkan klik run importer.
  • Selanjutnya temukan file xml yang sudah di ekspor tadi.
  • Setelah itu upload ke situs baru Anda.
  • Cara upload file xml ke blog maupun website bisa dilakukan dengan klik choose file.
  • Kemudian pilih file xml yang ingin Anda simpan.
  • Setelah itu baru klik upload file.
  • Kemudian, barulah Anda klik import dan tunggulah sampai proses selesai.
  • Untuk proses ini membutuhkan waktu yang sangat bervariasi, karena tergantung dari ukuran file yang Anda miliki. Apabila ukuran file xml yang diekspor lebih dari 128 MB maka Anda dapat menaikkan batas maksimum pengunggahan file di WordPress.
  • Jika sudah, maka untuk langkah selanjutnya yaitu dengan menetapkan autor pada situs web yang baru.
  • Anda mempunyai author yang berbeda di bandingkan dengan situs yang sebelumnya. Oleh karena itu Anda membutuhkan autor pada situs yang baru.
  • Jika sudah klik import apabila ingin melakukan pengunduhan laporan gambar.
  • Kemudian klik submit.
  • Tunggulah beberapa saat hingga semuanya selesai.
  • Setelah itu Anda akan di arahkan ke bagian halaman berikutnya.
  • Proses selesai dan Anda sudah berhasil mengimpor konten lama ke situs yang baru.

Plugin WordPress Importer

Ternyata Anda juga dapat menggunakan plugin importer lain pada saat berkeinginan untuk memindahkan data selain content. Pada setiap plugin pastinya mempunyai fungsi yang tidak sama. Sehingga pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan.

Berikut ini plugin WordPress importer yang dimaksud di antaranya:

1. Widget Importer dan Eksporter

Tool WordPress importer bawaan ini memang tidak dapat di gunakan untuk melakukan ekspor atau import wordpress. Hal ini dapat di atasi dengan cara flushing with get importer dan juga exporter. Untung saja hal ini dapat di atasi menggunakan plugin widget importir dan eksportir.

Sementara cara import WordPress dengan menggunakan plugin ini memang hampir sama dengan menggunakan tools bawaan. Namun letak perbedaannya hanya di format file yang diekspor yaitu JSON dan bukan xml.

2. Export WordPress Data

Apabila Anda lebih suka mengedit data menggunakan Excel maka plugin ini dapat di jadikan sebagai pilihan terbaiknya. Plugin export WordPress data CSV atau xml ini lebih memungkinkan bagi pengguna saat melakukan ekspor bagian tertentu pada postingan.

Caranya dengan menggunakan antarmuka drag-and-drop. Dengan begitu, maka tugas yang Anda lakukan pun akan menjadi lebih mudah. Hal menyenangkan lainnya yaitu walaupun Anda tidak berkeinginan untuk memindahkan konten pada situs lain.

Namun Anda tetap dapat memanfaatkan produk ini untuk melakukan pengaturan urutan data maupun mengedit. Sangat menyenangkan bukan? Kelebihan ini tidak akan Anda jumpai di tempat yang lain.

Baca Juga : Cara Inspect Element Praktis

3. Ultimate Csv Importer

Ultimate ini mempunyai fungsi untuk melakukan ekspor data menggunakan format csv. Untuk ultimate Cvs ini mempunyai fitur canggih yang bisa menghemat waktu pada saat mengelola data yang sedang diimpor.

Tidak hanya itu saja, Anda pun juga dapat langsung mengimpor data dari URL eksternal dalam file csv. Tentu saja hal ini lebih menghemat waktu apabila konten yang sedang di tangani tersebut memuat banyak video atau foto berukuran besar. Bisa juga untuk konten berat yang lainnya.

4. Import User From Csv

Plugin import data csv ini akan memungkinkan bagi Anda untuk mengimpor data penggunanya maupun metadata nya sekaligus untuk publik. Ini memang sangat berguna apabila Anda merupakan pemilik toko online dan mempunyai jumlah pelanggan yang terdaftar sudah banyak.

Melalui plugin inilah Anda dapat mengubah situs tanpa memasukkan data base pengguna Anda kembali. Sementara cara import dan eksport WordPress menggunakan plugin ini hampir sama seperti yang lainnya. Anda dapat mengekspor data dari pengguna agar menjadi file csv.

Bagikan
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp